Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

Evaluasi Hasil Belajar Peserta Didik

Gambar
Evaluasi hasil belajar terhadap setiap peserta didik perlu dilakukan agar diketahui perkembangan  mereka dari waktu ke waktu. Evaluasi hasil belajar peserta didik dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik telah dapat menampilkan performa sesuai yang di harapkan. Tanggung jawab untuk mengevaluasi belajar peserta didik berada di tangan pendidik. Agar evaluasi dapat mencapai sasarannya, para pendidik perlu mempedomani prinsip dan menerapkan teknik-tekniknya. Pada bab ini akan di bahas tentang: 1. Alasan perlunya evaluasi hasil belajar peserta didik:2 batasan evaluasi hasil belajar peserta didik: 3 tujuan dan fungsi evaluasi peserta didik:4 teknik-teknik evaluasi hasil belajar peserta didik: 5 kriteria – kriteria evaluasi hasil belajar peserta didik: 6. Tindak lanjut evaluasi hasil belajar peserta didik. A. Alasan Perlunya Evaluasi Hasil Belajar Peserta Didik. Mengapa evaluasi hasil belajar peserta didik perlu dilakukan? Karena dengan mengevaluasi peserta didik, maka dapat dik

4 Kejadian Yang Menunjukkan Bahwa Dunia Tidak Tercipta Sendiri

Gambar
4 Kejadian Yang Menunjukkan Bahwa Dunia Tidak Tercipta Sendiri A. Alam Semesta Mustahil Terjadi Dengan Sendirinya Keberadaan alam semesta dengan segala keadaan dan peristiwa yang ada padanya menunjukkan bahwa alam semesta ini tidaklah terjadi dengan sendirinya, melainkan ada yang menciptakan dan mengatur nya. Keadaan dan peristiwaalam semesta yang menjadi petunjuk logis tentang adanya sang maha pencipta, antara lain adalah : 1. Jenis dan Tingkatan Makhluk Kita perhatikan makhluk-makhluk penghuni alam semesta ini tidaklah satu jenis. Makhluk penghuni alam semester terdiri dari berbagai jenis; tanah, air, udara, tumbuh-tumbuhan, hewan dan manusia. Keadaan ini menunjukkan bahwa semua makhluk itu tidaklah terjadi dengan sendirinya tetapi ada yang menciptakan. Seandainya semua makhluk itu terjadi dengan sendirinya maka tentunya semua makhluk itu akan terdiri dari suatu jenis. Selanjutnya dapat pula kita perhatikan bahwa makhluk-makhluk itu pada dasarnya memiliki tingkatan yang berbeda satu

LAHIRNYA ILMU TAUHID DALAM ISLAM

Gambar
LAHIRNYA ILMU TAUHID DALAM ISLAM Ilmu Tauhid dalam suatu disiplin ilmu yang berdiri sendiri dalam agama islam pada masa Rasul belumlah ada. Pada masa kehidupan Rasul, para umat dan pengikutnya tidak banyak bertanya tentang apa yang disampaikan Rasul, tetapi mereka bersikap “sami’na wa atha’na” (kamu dengar dan kami taati). Karena Itulah ilmu tauhid belum menjadi suatu ilmu. Akan tetapi, setalah Rasul wafat dan umat Islam pun semakin luas dan berkembang lalu muncullah berbagai persoalan dalam bidang ajaran keTuhanan. Mengahadapi persoalan-persoalan itu, maka para ulama mencoba mengkaji ajaran tauhid dari sumber ajaran-ajaran Al-Qur’an dan Hadist dengan maksud untuk : 1.Memberikan jawaban terhadap persoalan-persoalan ketauhidan yang tumbuh dan berkembang di kalangan umat islam sebagai akibat logis dari dinamika perkembangan sosial umat Islam. 2. Memberikan jawaban terhadap pengaruh-pengaruh kepercayaan dan paham-paham yang telah memasuki dunia islam yang oleh para ulama dipandang sebagai

3 Perilaku Manusia Yang Menunjukkan Pengakuan Adanya Yang Maha Kuasa

Gambar
3 Perilaku Manusia Yang Menunjukkan Pengakuan Adanya Yang Maha Kuasa Tentang adanya Dzat Yang Maha Kuasa sebagai pencipta, pengatur, pemilik dan penguasa alam semesta tampak juga pada perilaku hidup manusia sehari-hari. Keadaan dan perilaku manusia menjadi bukti sekaligus pengkuan yang jujur bahwa Dzat Yang Maha Kuasa itu pasti ada. Perilaku manusia yang menjadi petunjuk sekaligus pengakuannya tentang adanya Dzat Yang Maha Kuasa diantaranya nya adalah sebagai berikut : 1. Tangisan Bayi Ketika Dilahirkan Setiap bayi yang baru dilahirkan pada umumnya menangis. Tangisan bayi tersebut adalah merupakan pengakuannya sebagai makhluk yang lemah sekaligus sebagai pengakuan adanya Dzat Yang Maha Kuasa diluar dirinya. Tangisan bayi ketika baru dilahirkan ataupun pada waktu dewasa pada  dasarnya adalah merupakan merupakan wujud permohonan bantuan dari Dzat Yang Maha Kuasa tersebut. 2. Peribadatan Primit Adanya perilaku dan peribadatan orang-orang yang primitive seperti pemberian sesajen ketempat-t

Hal-Hal Yang Menyalahi Tauhid

Gambar
Hal-Hal Yang Menyalahi Tauhid       Manusia adalah makhluk terakhir ciptaan Allah, karena itu jika disbanding makhluk-makhluk lain manusia adalah makhluk paling bungsu. Sebagai makhluk paling bungsu, manusia merupakan makhluk yang paling sempurna dan paling mulia bahkan diangkat menjadi wakil (khalifah) Allah di muka bumi ini. Manusia seperti dikemukakan oleh Al-Jilli dalam bukunya “ A-Insan Al-Kamil fii Ma’rifat al-Awakhiri wa al-Awail” adalah suatu wujud yang utuh dan merupakan manifestasi ilahi dari alam semesta. Bahkan Djohan Efendi dalam Bukunya “Insan Kamil” : Konsep Manusia Menurut Islam” mengatakan bahwa manusia merupakan tujuan utama yang mempunya sifat-sifat yang diperlukan untuk menjadi cerminan sifat Ilahi yang Sesungguhnya. Penciptaan makhluk-makhluk lain sebelum manusia, dimaksudkan Tuhan hanyalah sebagai pengantar menuju pencipta manusia itu sendiri. Karena itu, bertauhid atau mengesakan Allah secara terus menerus dalam pikiran, hati, ucapan dan perbuatan adalah sesuatu

Pembagian dan Aspek Tauhid

Gambar
PEMBAGIAN DAN ASPEK TAUHID Dari segi hubungan keesaan Allah dengan makhluk ciptaanNya, maka para ulama membagi tauhid itu menjadi 2 macam yaitu :   1. Tauhid Rububiyah yaitu penetapan ke-Esaan Allah sebagai satu-satu nya Rabb (pencipta) alam semesta atau dengan kata lain pengakuan bahwa seluruh alam ini baik alam nyata (alam benda) atau alam gaib (alam roh),  diciptakan Bumi, Langit, Bulan, Matahari dan Bintang-Bintang. Tuhan yang satu itu pulalah yang menciptkan jin, malaikat dan iblis. Jelasnya tauhid rububiyah adalah pengakuan bahwa allah satu-satunya Zat yang merupakan asal dari segala usul yang ada,segala keadaan maupun peristiwa. 2. Tauhid Uluhiyah/Ubudiyah yakni pengakuan bahwa hanya Allah Tuhan yang berhak di sembah dan komitmen untuk selalu beribadah kepada-nya semata yang tiada sekutu baginya atau dengan kata lain pengakuan bahwa hanya kepada tuhan yang satu itu lah kita menyembah, memuja, miminta tolong beribadat dan berzikir. Hanya Tuhan yang satu itulah yang kita sanjung

Pengetian Tauhid dari Segi Bahasa dan Segi Istilah Islam

Gambar
Pengetian Tauhid dari Segi Bahasa dan Segi Istilah Islam Dari Segi Bahasa   Pengertian Tauhid dari segi bahasa adalah bahasa arab, yaitu bentuk masdar (sifat atau keadaaan) dari kata yuhid/ wahid yang artinya “menyatukan” atau “meng-esa kan”. Sebagai bentuk masdar (sifat dan keadaan), kata “ Tauhdi” artinya adalah “penyatuan” atau “pengesaan”. Secara bahasa, kata “penyatuan” atau “pengesaan” mengandung dua pengertian yaitu : a.Penggabungan atau penyatuan beberapa benda/ unsur sehingga menjadi satu kesatuan. Contoh: ketika seseorang menggabungkan beberapa unsur seperti kopi,gula,susu, dan air panas dalam sebuah gelas menjadi satu kesatuan bernama kopi susu, makan secara bahasa pekerjaan yang dilakukan oleh orang tersebut adalah proses tauhid (penyatuan). Contoh: yang lain misalnya: ketika seseorang ibu menggabugnkan ikan,air,garam,cabai berbagai unsur lainnya dalam sebuah kuali kemudian di masak dan hasilnya adalah gulai ikan, makan secara bahasa, proses yang dilakukan ibu tadi adalah p

pengertian Zaman Paleolitikum

Gambar
Zaman Paleolitikum 1. Zaman Paleolitikum - Paleolitikum terdiri dari dua kata yaitu kata paleos yang mempunyai arti batu dan kata litikum yang berasal dari kata litos yang mempunyai arti tua, Maka biasa juga zaman paleolitikum disebut dengan zaman batu tua. Diperkirakan zaman batu tua berlangsung pada masa pleistosen awal yaitu kira-kira pada enam ratus ribu tahun yang lalu.peninggalan alat hasil budaya dari zaman ini terbuat dari batu yang masih sangat kasar dalam pembuatannya. Jika di lihat dari daerah tempat penemuannya maka alat-alat kebudayaan Paleolithikum bisa dikelompokan menjadi 2 yaitu kebudayaan pacitan dan kebudayaan ngandong.Peninggalan alat-alat hasil budaya dari kebudayaan zaman batu tua yang ditemukan di daerah pacitan ( jawa timur ) berupa kapak genggam, kapak perimbas, kapak penetak dan alat dari serpihan batu atau flake. Selain di temukan di di wilayah pacitan provinsi jawa timur alat-alat yang masih sejenis juga di temukan di wilayah lain indonesia seperti di wilaya

Langkah-Langkah membuat program komputer

Gambar
Langkah-Langkah membuat program komputer Ada beberapa langkah untuk membuat suatu program komputer untuk aplikasi tertentu. Langkah-langkah ini tidak tergantung pada komputer ataupun bahasa pemrograman yang digunakan, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: 1. Pelajari requirement specification (spesifikasi kebutuhan) dari aplikasi tersebut. Adalah sangat penting kebutuhan dari aplikasi tersebut dapat ditentukan dengan benar. Sebelum mulai merancang program untuk aplikasi tersebut, adalah perlu bahwa requirement specification telah lengkap dan konsisten. Sebagai contoh : suatu requirement specification menyebutkan `buat sebuah program untuk menghitung sebuah persamaan' adalah belum lengkap, anda harus bertanya untuk informasi selanjutnya seperti `Jenis persamaan?', `berapa banyak persamaan?', `sampai berapa akurat?' dll. 2. Analisa masalah tersebut dan putuskan bagaimana untuk memecahkannya. Pada tahap ini anda harus menentukan suatu metode agar masalah tersebut dapa

Makalah Manajemen Kelas

Gambar
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah. Manajemen Kelas merupakan aspek pendidikan yang sering dijadikan perhatian utama oleh para calon guru, guru baru, dan bahkan guru yang telah berpengalaman. Karena calon guru, guru baru, dan guru yang telah berpengalaman berkeinginan agar para peserta didik dapat belajar dengan optimal. Dalam artian guru mampu menyampaikan bahan pelajaran dan dapat diterima oleh  peserta didik dengan baik. Penciptaan kelas yang nyaman merupakan kajian dari manajemen kelas. Sebab manajemen kelas merupakan serangkaian perilaku guru dalam upayanya menciptakan dan memelihara kondisi kelas yang memungkinkan peserta didik untuk belajar dengan baik. Dalam kelas segala aspek pembelajaran bertemu dan berproses; guru dengan segala kemampuannya, murid dengan segala latar belakang dan potensinya, kurikulum dengan segala komponennya, metode dengan segala pendekatannya, media dengan segala perangkatnya, materi dengan segala sumber belajarnya bertemu dan berinteraksi di dal